Blog

Mengenal Siklus Air yang Terjadi pada Bumi

Air adalah salah satu sumber daya alam paling vital. Seluruh makhluk hidup yang tinggal di bumi, mulai dari manusia hingga hewan dan tumbuhan, membutuhkan air untuk menunjang keberlangsungan hidupnya. Kali ini, akan dibahas mengenai siklus air dan apa-apa saja tentangnya yang dapat terjadi pada bumi. Seperti yang diketahui, makhluk hidup tidak dapat bertahan tanpa adanya air. Untungnya, keberadaan air dapat dikatakan akan selalu terjamin karena adanya siklus ini. Maka dari itu, air selalu dapat didayagunakan dan manfaatnya dapat memenuhi kebutuhan hidup berbagai makhluk yang ada di bumi.

Ya, air juga adalah sumber daya alam yang sifatnya dapat diperbarui. Pada dasarnya, tanpa perlu berusaha terlalu keras untuk memperolehnya, ataupun menunggu untuk waktu yang terlampau lama, seluruh makhluk hidup sudah dapat mendapatkan air kembali. Adalah siklus air, suatu proses alamiah yang menjadi alasan di balik keberadaan air yang dapat selalu diperbarui dan maka dari itu tersedia selamanya. Untuk dapat mengetahui secara lebih mendalam, berikut adalah penjelasan mengenai pengertian, jenis, hingga manfaat yang diperoleh dalam mempelajari siklus ini.

Pengertian Siklus Air

Siklus air adalah serangkaian proses yang terjadi pada air yang melibatkan penguapan, peresapan, dan pengaliran keluar. Siklus yang terjadi di bumi ini sering pula disebut dengan siklus hidrologi. Hidrologi sendiri berasal dari kata hydros dalam Bahasa Yunani yang berarti air, serta logos yang memiliki arti ilmu. Singkatnya, hidrologi adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk air.

Jenis Siklus Air

Siklus air memiliki tiga jenis utama yang terjadi di bumi. Jenis ini terbagi berdasarkan tahapan dan prosesnya. Secara umum, berikut adalah jenis siklus air yang dapat dijumpai dalam kehidupan di bumi:

  1. Siklus air pendek

Siklus yang sering disebut sebagai siklus kecil ini adalah siklus yang karakteristiknya paling sederhana. Tahapan dalam keseluruhan prosesnya cukup sangat sederhana, yaitu hanya mencakup sinaran matahari pada air, penguapan yang membentuk awan, serta turunnya hujan ke bumi sebagai hasil dari kondisi kejenuhan awan.

  1. Siklus air sedang

Siklus ini memiliki rangkaian proses yang lebih panjang daripada siklus sebelumnya. Siklus ini mencakup tahapan berupa sinaran matahari, air mengalami evaporasi yang menghasilkan uap air, angin membawa uap air ke sepanjang daratan hingga ke langit dan membentuk awan, serta turunnya hujan yang kembali ke laut dan berlanjut ke proses hidrologi selanjutnya.

  1. Siklus air panjang

Siklus yang terakhir memiliki sejumlah tahapan yang lebih kompleks dibandingkan dengan dua jenis sebelumnya. Tahapannya mencakup sinaran matahari pada air, air mengalami evaporasi yang menghasilkan uap air, uap air mengalami sublimasi yang menghasilkan kristal es, kristal es membentuk awan, awan bergerak ke daratan dan lautan, serta turunnya hujan yang kembali ke laut dan berlanjut ke proses hidrologi selanjutnya.

Pentingnya Mempelajari Siklus Air

Faktanya, mempelajari dan memahami siklus air dapat memberikan manfaat yang sangat penting bagi kehidupan kita. Dari sini, seseorang dapat melakukan perkiraan turunnya hujan dengan melakukan perhitungan tertentu dan mengamati berbagai kejadian atau tanda-tanda alam. Selain itu, seseorang juga dapat memperkirakan curah dan turunnya hujan yang dapat atau tidak dapat menyebabkan banjir di waktu yang akan datang.

Itulah sedikit ulasan mengenai siklus air, yang termasuk dalam salah satu jenis siklus yang terjadi pada bumi.